Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2024

Perbedaan KATA SIYAM DAN SHOUM yang Jarang Diketahui Umum Juga Doa Menyambut Bulan Romadhon

Sumber : Dokumentasi Khotaman Baraya Cibitung 1443 Hijriyah puasa tidak sekadar kewajiban, tetapi juga aktivitas sosial budaya. Sejak leluhur kita, puasa menciptakan berbagai macam fenomena sosial di kalangan masyarakat Indonesia, misalnya ziarah kubur, silaturahmi, munggahan, nyorog, dugderan, malamang, bersih-bersih masjid, tadarus, jaburan, tarawih, dan pasaran atau pasanan yang dilaksanakan di pesantren-pesantren. Tradisi-tradisi ini menjadi simbol aktivitas penyucian jiwa dan peningkatan kualitas diri di hadapan Allah dalam menyambut bulan suci Ramadhan dan melaksanakan ibadah puasa. Di leluhur kita, istilah puasa memiliki ragam sebutan sesuai dengan daerah dan wilayah masing-masing. Namun, istilah shaum atau shiyam menjadi yang populer digunakan lantaran kedua kata ini merupakan diksi asli dari perintah kewajiban berpuasa, sebagaimana yang termaktub di dalam Al-Qur’an. Disebutkan dalam buku al-Mu’jam al-Mufahras li Alfadzil Quranil Karim karya Muhammad Fuad Abd...

Keutamaan Menyambut Bulah Romadhon Dengan Bahagia

Assalamualaykum warohmatullohi wabarokaatuh         Ibadah puasa mempunyai hubungan langsung dengan Alloh subhanahu wataala. melebihi ibadah-ibadah lainnya, pelaku ibadah puasa telah melakukan komunikasi langsung dengan Penguasa langit dan bumi serta isinya. Orang-orang yang berpuasa telah melakukan komunikasi yang sangat dekat dengan tuhan-Nya. Sehingga kedekatan dengan-Nya akan membuahkan hasil, mereka menjadi pribadi yang bertakwa dan mulia dihadapan tuhan-Nya. Lebih istimewanya lagi, orang beriman itu apabila dikunjungi bulan suci Ramadhan, ia merasa sangat senang dan bahagia. Mereka menyambutnya dengan perasaan penuh sukacita. Mereka seolah-oleh sudah mendapat keberkahan dari Allah dengan dipertemukannya bulan Ramadhan. Mereka berharap bahwa Allah akan merahmati, memberkahi, meridhai, bahkan membebaskannya dari siksa api neraka. Kiranya inilah ilustrasi gambaran Rasulullah Saw. dalam riwayat Imam Nasa’i:   مَنْ فَرِحَ بِدُخُوْلِ رَمَضَانَ حَرَّمَ اللهُ جَسَدَهُ عَلَى النِّيْرَانِ...